Hipnotis » BLOG » Hipnotis » Tanda-tanda Orang Terhipnotis

Tanda-tanda Orang Terhipnotis

Mengenali tanda-tanda orang terhipnotis adalah hal penting. Ini menjadi dasar dalam proses hypnosis panggung atau dalam proses hipnoterapi. Semakin dalam seorang klien masuk dalam kondisi hipnotis, maka semakin mudah si terapist menggali masalah dan memberi sugesti positif untuk perubahan hidup klien.

Kondisi hipnosis ini juga disebut dengan Trance, kondisi berpindahnya gelombang otak manusia dari Beta menuju Alpha, atau Theta. Kondisi trance ini memiliki banyak sekali variasi, mulai dari ringan hingga deep/ dalam. Tingkat kedalaman ini biasanya dibutuhkan untuk menangani hal-hal tertentu yang sudah mengakar jauh di dalam diri seseorang. Sedangkan dalam hypnosis panggung biasanya hanya menggunakan trance yang tidak terlalu dalam, hal tersebut sudah sangat cukup untuk membuat pertunjukan yang memukau.

Trance / Kondisi Hypnosis

Trance pada dasarnya merupakan sebuah fenomena dimana fokus seseorang berpindah dari eksternal menjadi internal. Maksudnya seseorang akan sangat fokus ke dalam diri, hingga mengabaikan yang terjadi di luar dirinya. Pada saat ini, pikiran bawah sadar seseorang lebih aktif dan mendominasi. Hal ini dapat mempermudah seseorang untuk menerima sugesti.

Kunci dari segala macam hypnosis adalah menciptakan trance pada diri seseorang. Apabila seorang hypnotist gagal membuat lawan bicaranya trance, sudah jelas mereka gagal dalam melakukan proses hypnosis. Trance dapat dilihat saat klien memejamkan mata atau membuka mata. Dengan kata lain, hypnosis tidak selalu tidur.

Nah, untuk dapat mengetahui keberhasilan proses hypnosis, kali ini saya akan memberikan tanda-tanda orang terhipnotis. Anda perlu sangat peka untuk memperhatikan detail klien Anda.

Indikator Tanda Orang Terhipnotis

Ada 2 Hal yang dapat dijadikan indikator untuk melihat fenomena Trance, yaitu:

1 Fisik

  • Gerakan Tubuh Semakin Berkurang / Minim
  • Nafas Lebih Teratur dan Lambat
  • Mulut Sedikit Terbuka
  • Bagian hitam pada mata (Pupil) membesar
  • Gerakan bola mata berkurang
  • Jumlah kedipan semakin sedikit
  • Detak jantung lebih lambat
  • Suhu tubuh cenderung sedikit naik
  • Wajah lebih rileks dan minim ekspresi
  • Lambat merespon perintah/pertanyaan

2 Emosi

Emosi terletak di pikiran bawah sadar manusia. Saat Anda membuat sebuah cerita, lalu berhasil memunculkan emosi tertentu seperti rasa marah, senang, sedih, jijik, dan segala emosi lainnya maka Anda berhasil membuka pintu bawah sadarnya. Anda tinggal melanjutkan menuju trance.

Trance Level Test

Setelah memahami tanda orang terhipnotis di atas, maka yang perlu dilakukan adalah berlatih untuk melihat setiap perubahan pada lawan bicara Anda. Bisa saja, mereka berpura-pura masuk dalam kondisi trance. Temukan faktanya dengan melakukan observasi mendetail, cek kembali, bawa kembali menuju trance, lalu cek kembali, sampai Anda benar-benar yakin bahwa klien Anda benar-benar dalam kondisi Trance yang Anda inginkan. Hal ini disebut dengan Trance Level Test.

Artikel Lainnya:

Leave a Comment