fbpx
Hipnotis » BLOG » Hipnotis » Perbedaan Hypnosis & Hypnotist

Perbedaan Hypnosis & Hypnotist

Kata hipnotist tentu bukan hal yang asing lagi di telinga banyak orang. Hal ini selalu dikaitkan dengan ilmu yang sifatnya mistis. Namun, sebenarnya ilmu ini tidak akan bisa maksimal jika belajar dengan cara otodidak. Sehingga, sebelum belajar mengenai apa itu hipnotist, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu pengertiannya dan hal-hal yang memiliki kaitan erat dengan pengertian tersebut.

Pengertian Hipnotist dan Hypnosis

Jika dilihat secara sekilas, Anda mungkin akan mengira bahwa kedua kata tersebut artinya sama saja. Namun, jika diteliti secara lebih mendalam, ternyata kedunya memiliki arti dan maksud yang berbeda. Oleh karena itu, orang yang ingin menguasai ilmu ini harus benar-benar memahami perbedaan pengertian di antara keduanya.

Yang dimaksud dengan hipnotist adalah seseorang yang melakukan atau menerapkan ilmu hypnosis. Sehingga, inti dari kata ini adalah merujuk kepada orang yang mempraktikkan keilmuan satu ini. Anda bisa mencontohkan pengertian ini dengan sebuah gitar yang notabene sebuah alat musik. Maka, kata hipnotist di sini sama seperti gitaris dimana merujuk kepada orang yang pandai melakukan hypnosis.

Berikutnya adalah mengenai apa itu hypnosis. Hypnosis sendiri adalah sebuah seni dalam melakukan komunikasi yang tujuannya adalah untuk mempengaruhi orang tertentu sehingga tingkat kesadarannya menjadi berubah saat itu juga. Hal ini bisa diterapkan dengan langkah atau upaya penurunan akan gelombang otaknya. Sehingga, fikiran seseorang sedang fokus dengan kesadaran semakin meningkat.

Hipnotis Tidak Memakai Kekuatan Supranatural

Hal yang sangat penting untuk dipahami mengenai hipnotis ini adalah ia sama sekali tidak menggunakan kekuatan supranatural. Yang dimaksud dengan kekuatan supranatural sendiri adalah kondisi yang mengaitkan hal-hal di dunia ini dengan hal-hal yang sifatnya misterius, mistik, gaib bahkan mendapatkan bantuan khusus dari makhluk halus.

Hipnotis adalah sebuah cara berkomunikasi yang di dalamnya memakai pengaruh atau sugesti menggunakan kata-kata tertentu. Kemudian, kata-kata yang ada tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada orang yang bersangkutan dengan memakai teknik khusus. Sehingga, dapat dipahami bahwa di sini yang sangat penting dan menjadi kekuatan adalah komunikasinya.

Banyak orang yang menganggap bahwa saat seseorang terkena hipnotis, maka ia akan cenderung pingsan atau tertidur. Namun, pada faktanya tidaklah demikian. Yang real dari hipnotis adalah dimana pikiran yang ada dalam diri seseorang tengah menjalani relaksasi. Mirip dengan saat seseorang tertidur untuk melepaskan lelah pada saat malam hari.

Baca Juga: Kenapa Setiap Orang Perlu Belajar Hipnotis

Hipnotis Bukan Menguasai Pikiran Orang Lain

Seseorang yang sedang terkena hipnotis sesungguhnya akan merasa bahwa tubuh mereka dalam kondisi yang benar-benar rileks. Pikirannya pun cenderung fokus yang diiringi dengan perasaan damai. Namun demikian, seseorang tersebut akan tetap bisa mendengar suara-suara yang berasal dari sekitar.

Namun, hal yang sangat penting untuk dipahami kaitannya dengan hipnotis ini adalah ia sama sekali berbeda dengan menguasai pikiran orang lain. Artinya adalah seseorang yang dihipnotis belum tentu mau melakukan apa saja yang diperintahkan kepadanya. Hal ini disebabkan karena adanya pikiran bawah sadar yang tetap mengontrol seseorang.

Dengan demikian, seseorang tetap terlindungi dari yang namanya perbuatan jahat dan merugikan karena faktor terkena hipnotis. Bahkan, ilmu ini ternyata berdasar pada penelitian yang ada tidak dapat dijadikan sebagai landasan untuk berbuat suatu kejahatan.

Belajar hipnotis sebenarnya cukup mudah, yang lebih sulit dan menantang justru terapan dari ilmu ini. Terapan dalam hipnotis salah satunya adalah hipnoterapi, sebuah proses terapi menggunakan kondisi hipnotis seseorang. Namun, tidak ada yang mustahil jika semua itu dipelajari. Sehingga, Anda pun akan bisa berhasil jika benar-benar suka dan minat terhadap ilmu satu ini. Asal proses belajarnya tidak salah guru.

hypnosis hypnotist hipnotist

Baca Juga:

4 thoughts on “Perbedaan Hypnosis & Hypnotist”

Comments are closed.